Tips Negosiasi Gaji Jitu dalam Wawancara Kerja

tips negosiasi gaji

Hai sahabat karir, kali ini penulis akan membagikan tentang tips negosiasi gaji. Gaji merupakan hal yang paling penting dalam bekerja. Karena gaji merupakan hak setiap karyawan sebagai penghargaan dari hasil kinerjanya. Yup, siapa yang tidak mau mendapat gaji yang layak sesuai dengan beban kerja yang diberikan. Dalam rekrutmen kerja, pelamar kerja telah melalui beberapa tahapan seleksi kerja, hingga yang lolos sampai tahap akhir mencapai kesepakatan negosiasi gaji. Beberapa perusahaan dalam menentukan gaji bagi calon karyawannya, terlebih dahulu melakukan negosiasi gaji.
tips negosiasi gaji

Negosiasi gaji menjadi tahap yang sedikit tricky bagi calon pegawai. Banyak orang tidak melakukan negosiasi maksimal karena tidak paham tips negosiasi gaji. Meminta gaji terlampau tinggi, bisa-bisa perusahaan mundur, terlalu rendah mengajukan nominal pun dapat merugikan Anda karena ternyata tidak sebanding dengan beban kerja yang diberikan. Jadi, sebelum menandatangani perjanjian kontrak kerja, pastikan sahabat karir siap mengajukan nominal gaji terbaik, sehingga Anda puas dengan kesepakatan terakhir mengenai gaji yang diberikan. Lalu, bagaimana sih tips negosiasi gaji yang jitu? Berikut ulasannya. Check this out, guys!

Negosiasi Gaji

tips gaji

Rencanakan negosiasi sahabat karir

Sebelum wawancara berlangsung, sahabat karir harus sudah memikirkan tiga hal pokok. Pertama, berapa besar kebutuhan konsumsi pokok Anda setiap bulan. Kedua, nilai tambahan yang harus Anda terima berdasarkan pengalaman kerja, gaji pasaran, dan letak geografis (jika sahabat karir ditempatkan di daerah tertentu, terutama jika di luar jawa). Ketiga, bayangkan gaji sebesar apa yang akan membuat sahabat karir puas.

Cari tahu kisaran gaji pada perusahaan dan posisi yang sahabat karir lamar

Biasanya perusahaan mengajukan penawaran nominal gaji, tapi sahabat karir tidak tahu pasti apakah jumlahya layak atau tidak. Maka, sahabat karir diharapkan tahu pasti kisaran realistis gaji yang seharusnya anda dapat di suatu perusahaan. Sahabat karir bisa mencari tahu lewat media sosial (google, yahoo, dsb), rekan atau kerabat yang sudah berpengalaman. Selain itu, sahabat karir harus memiliki opini objektif terhadap kemampuan diri dan berapa kisaran gaji yang pantas untuk anda.

Tahan diri! Jangan memulai duluan tentang diskusi soal gaji

Jika perusahaan belum bicara soal gaji, berarti sahabat karir belum cukup meyakinkan mereka. Konsentrasilah dulu pada tema wawancara. Tunjukkan sahabat karir memiliki nilai lebih dan akan memberikan kontribusi positif sehingga perusahaan akan puas dan memberikan gaji yang tinggi.

Jangan bertanya, “Berapa gaji saya?”

negosiasi gaji
Biasanya di akhir wawancara sahabat karir diminta bertanya jika ada hal yang belum jelas. Pada saat seperti ini, jangan tanyakan soal gaji. Karena menunjukkan yang anda pikirkan hanya soal gaji, bukan pekerjaan. Ingat laksanakan kewajiban terlebih dahulu, baru akan mendapatkan haknya.

Tunda pertanyaan soal gaji sampai anda mendapatkan semua fakta

Saat ditanya soal gaji, jangan langsung memberikan kisaran. Sahabat karir harus mengatakan perlu waktu untuk lebih memahami pekerjaan sebelum mendiskusikan gaji.

Jangan jadikan gaji lama patokan. Tidak ada pekerjaan yang sama

Bagi yang sudah bekerja sebelumnya, gaji di perusahaan lama tidak ada kaitannya dengan gaji ketika sahabat karir akan mulai bekerja di perusahaan baru. Anda berganti pekerjaan, jadi sudah pasti anda ingin mendapat penghasilan lebih. Tapi buatlah pengajuan gaji yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman sahabat karir.

Buat perusahaan takut kehilangan anda

Jika sudah ada tawaran bekerja di tempat lain, jangan ragu-ragu untuk mengungkapkan. Jika ada tawaran bagus dari perusahaan kompetitor, anda bisa gunakan ini untuk meyakinkan pewawancara bahwa anda layak dipekerjakan di perusahaannya. Katakan, sahabat karir sangat berhasrat bekerja di perusahaannya, hanya saja anda bingung karena ada tawaran serius yang sangat menarik dari perusahaan pesaing. Dengan begitu pewawancara akan berpikir dan akan membuat anda lebih tertarik untuk bergabung di perusahaannya.

Jangan pernah mengambil tawaran pertama

Sama halnya seperti membeli barang, jangan langsung membeli barang di harga pertama yang diucap penjual. Tawarlah. Harga pertama pasti bukan harga mati. dengan tawar menawar tersebut dimaksudkan dapat menemui kesepakatan yang adil. baik dari pelamar maupun dari penerima kerja.

Bagaimana jika anda sangat menginginkan pekerjaannya, tetapi perusahaan memberikan tawaran lebih rendah dari ekspektasi? Biarkan pintu terbuka

Meski wawancara hari itu berakhir, jangan akhiri dengan kepastian. Jangan buru-buru menyerah. Mintalah waktu beberapa hari untuk berpikir. Tunjukkan sahabat karir sangat tertarik dan sangat bernilai bagi perusahaan sehingga mereka mau bernegosiasi kembali. Katakan sahabat karir akan senantiasa terbuka, jika perusahaan berubah pikiran anda siap menerima panggilan kembali sebelum keputusan final dibuat.

0 I like it
0 I don't like it

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.