Pengalamanku di Tes BPJS Kesehatan Tahun 2015

tes bpjs kesehatan

Well, BPJS Kesehatan. Banyak yang ingin menjadi bagian dari pegawai BPJS Kesehatan. Termasuk aku, walaupun aku sudah bekerja, tapi aku masih mendambakan bisa diterima di BPJS Kesehatan, karena selain merupakan Badan Publik yang terpercaya, gaji dan tunjangan kesejahteraannya juga menggiurkan, hehehe. Berbeda di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini BPJS Kesehatan mempercayakan kepada lembaga konsultan (PPM Manajemen) untuk menyeleksi calon pegawai BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan merupakan Badan Publik yang didirikan Tahun 2014, sebelumnya bernama PT.ASKES. Badan ini mengurus mengenai jaminan kesehatan bagi seluruh warga indonesia. karena masih baru, maka membutuhkan banyak pegawai untuk mengurusi semua jaminan kesehatan seluruh masyarak indonesia.

Test BPJS Kesehatan

tes bpjs kesehatan

Bulan Novemver 2015 sehubungan dengan lowongan kerja BPJS Kesehatan, saya mencoba untuk ikut seleksi, Berikut Tahapan -tahapan yang kudu dilalui ketika mengikuti Test BPJS Kesehatan :
Tahap pertama, seleksi administrasi. 5 hari, waktu yang diberikan BPJS Kesehatan untuk membuka lowongan, agar para pelamar mengapply lamaran pekerjaan secara online melalui website ppm rekrutmen (BPJS Kesehatan). Satu minggu setelah itu, hasil test diumumkan. Alhamdulillah, aku lolos seleksi administrasi dan dijadwalkan mengikuti test online. Aku mendapat bagian shift 2 dari pukul 10 s.d 13.00. Pada tahap test online ini, terdiri dari test potensi akademik (TPA) dan test kemampuan bahasa inggris. Test potensi akademik terdiri dari 6 bagian soal, antara lain penghitungan matematika sederhana, sinonim antonim kata, matematika dasar, gambar ruang, kemampuan analisis.

Saran ku, di test ini siap-siap bawa kalkulator di sampingnya, agar waktu menghitung lebih cepat, hehe. Selain itu, dibutuhkan kecepatan internet yang cepat alias nggak lemot. Waktu aku mengerjakan test ini, sempat terputus koneksinya, tapi Alhamdulillah bisa connect lagi dan selesai sebelum waktu yang ditentukan. Setelah test online, butuh waktu 1 minggu pengumuman, dan Alhamdulillah aku masih diberikan kesempatan lolos ke tahap selanjutnya yaitu test psikotes tertulis dan wawancara psikolog.

Tahap Psikotes dan Wawancara Psikolog

Tahap ini diselenggarakan di kampus STIM YKPN, Yogyakarta. Test ini dibagi menjadi 2 shift, dan aku mendapat shift 1. Tahap psikotes tertulis ini, terdiri dari test pauli, test wartegg, test kemampuan umum, test gambar pohon dan manusia, tes kepribadian, dsb. Saran ku dalam test psikotest tertulis ini, just be your self, jawablah sesuai dengan kepribadianmu dan ingat sebelumnya sarapan dulu yaa, soalnya cukup menguras tenaga dan pikiran, hahahaha. Setelah selesai mengerjakan test psikotest tertulis, penguji mengumumkan bahwa test wawancara psikolog dilaksanakan selama 3 hari, keesokan harinya dan akan diumumkan di papan pengumuman pada malam hari. Well, aku kira wawancara akan dilaksanakan di hari itu juga, dan aku harus menunggu hingga malam hari. Kebetulan, aku punya saudara di jogja, jadi aku kesana sambil jalan-jalan di kota jogja dulu, hahahaha. Dan akhirnya, aku mendapat jadwal wawancara psikolog keesokan harinya. Pada wawancara psikolog ini, aku mendapat pewawancara yang lumayan galak, hihihihi. Dalam wawancara ini, ditanya sekitar kehidupan pribadi, pengalaman kerja, komitmen, dan problem solving. Tenang saja dalam menjawab pertanyaan dari wawancara, yang penting just be your self saja dan pertahankan jawabanmu.

Tahap wawancara user

tes di bpjs kesehatan tahun 2015
Alhamdulillah, seminggu setelah tahap psikotes, aku masih diberi kesempatan lolos pada tahap ini. Dan next, tahap wawancara user. Well, tahap ini adalah yang paling sulit bagiku. Karena, kita tidak pernah tahu apa yang diinginkan oleh si pewawancara. Aku merasa deg-degan, karena tahun 2014 lalu, aku tidak lolos di tahap ini. Pada tahap wawancara user, aku harus menghadapi dua pewawancara, bapak dan ibu, mereka adalah kepala cabang BPJS Kesehatan di divisi Jogjakarta. Mereka keliatan sangat baik dan ramah. Tahap wawancara ini, ditanya tentang problem solving, pengalaman kerja, pengalaman organisasi, kesediaan ditempatkan di seluruh Indonesia. Dan juga sempat disuruh ngomong pakai bahasa inggris dan menuliskan 1 paragaraf dalam bahasa inggris. Aku sarankan, pada tahap wawancara user ini, benar-benar harus tenang, ga boleh panik, dan harus bisa mempertahankan dan meyakinkan jawaban kita.

Okee, cukup itu saja pengalaman saya, di tes BPJS Kesehatan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sahabat karir semua dalam menghadapi test di BPJS Kesehatan. Untuk artikel selanjutnya, saya akan mengulas tentang pengalaman tes wawancara kerja di Bank Mandiri.

5 I like it
1 I don't like it

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.