Kupas Tuntas Tips Tes Draw A Man (Menggambar Orang) Dan Tes Bauman (Menggambar Pohon)

Tips Tes Draw A Man dan Tes Bauman

Dalam rangkaian psikotes pasti dijumpai tes draw a man dan tes bauman. Tes ini termasuk kedalam tes kepribadian. Tes kepribadian adalah tes yang digunakan untuk mengetahui karakter dan sifat seseorang. Tes ini digunakan untuk menyesuaikan sifat-sifat seseorang dengan jenis pekerjaan yang dilamar. Yang penting untuk diketahui yakni, tes kepribadian bukanlah tes tentang logika yang dapat dijawab salah dan benar. Jadi, meskipun pelamar kerja memiliki nilai yang baik dalam tes logika, belum tentu berhasil dalam tes kepribadian jikalau ia tidak memiliki kriteria mengenai sifat-sifat yang diinginkan oleh suatu perusahaan.

Tips Tes Draw A Man dan Tes Bauman
Guna mengetahui kepribadian seseorang, tes kepribadian yang biasa diberikan adalah tes menggambar sesuatu yaitu tes draw a man (menggambar orang) dan tes bauman (menggambar pohon). Dalam penilaian sebuah gambar, terdapat aspek yang harus dijadikan ukuran kriteria, yaitu keutuhan gambar (lengkap atau menyeluruh), dimana keseluruhan bagiannya haruslah jelas serta corak atau gaya dari objek sebuah gambar.

Bagi sahabat karir yang hendak mengikuti tes psikotes, hendaknya rajin berlatih buat persiapan. Dan berikut tips tes draw a man dan tes bauman :

TIPS TES DRAW A MAN (MENGGAMBAR ORANG)

Tes Draw a Man
Salah satu rangkaian psikotes adalah tes draw a man (menggambar orang). Tips ketika menggambar orang, deskripsi atau keterangan dari objek yang digambar harus sejelas mungkin sebab gambar tersebut akan menjadi bahan penilaian terhadap kepribadian peserta tes. Dalam menggambar orang, gambarlah seluruh organ tubuh secara lengkap, dimana kepala, badan, tangan hingga kaki harus tampak pada gambar. Bagi sahabat karir yang akan mengerjakan tes draw a man, harus mengetahui gambaran seperti apa yang hendak Anda gambar untuk tes ini. For your information, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut dalam menggambar orang :
1. Jenis kelamin orang termaksud (laki-laki atau perempuan).
2. Usia harus sesuai dengan objek yang digambar (masih muda, setengah tua, atau sangat tua).
3. Pekerjaan atau profesi objek yang digambar (polisi, petani, pedagang, guru, dokter, pegawai, pengusaha, dsb).
4. Latar belakang, yakni gambar-gambar lain atau atribut yang menunjang gambar utama.
Dalam menggambar orang haruslah jelas jenis kelaminnya. Dengan kata lain, apakah ia seorang laki-laki atau wanita. Itu akan nampak pada aksesori, rambut, dan pakaian yang dikenakannya. Sebagai contoh, jika menggambar seorang laki-laki tunjukkanlah rambutnya yang pendek, memakai celana panjang atau sikap berdirinya yang tegap. Sedangkan jika menggambar seorang wanita tunjukkanlah rambutnya yang panjang, menggunakan aksesori seperti gelang, anting-anting, kalung atau gambarlah sikap berdirinya yang feminim.

Sedangkan usia objek yang digambar (muda, setengah tua, atau tua sekali) dapat terlihat dari gambar raut wajahnya. Dari raut wajah itulah, orang lain dapat memahami objek yang digambar.
Penilaian lainnya yaitu hal yang berhubungan dengan pekerjaan atau profesi dari objek yang digambar. Dengan kata lain, apakah ia seorang dokter, pegawai, tentara, petani, polisi, atau guru. Corak objek dapat dikenali dari atribut yang dikenakan oleh objek bersangkutan, misalnya gambar pegawai dilengkapi tas kerja dan map, tentara dilengkapi dengan atribut senjata, petani dilengkapi dengan cangkul, seorang guru dengan kapur tulis atau spidol yang dibuatnya menulis di papan tulis dan lain sebagainya. Jadi, hanya dengan melihat atribut yang dikenakan, orang lain dapat cepat mengetahui profesi objek yang digambar.

Biasanya dalam tes draw a man ini, ada perintah untuk menjelaskan gambar yang dimaksud. Antara lain jenis kelamin, usia, apa yang sedang dia kerjakan, dan kekurangan serta kelebihannya. Dalam tes ini, tidak dinilai bagus tidaknya gambar, melainkan kejelasan dan kedetailan gambar yang dimaksud.

TIPS TES BAUMAN (MENGGAMBAR POHON)

Tips Tes Bauman (Menggambar Pohon)
Tips dalam mengerjakan tes bauman (menggambar pohon) ini adalah gambarlah utuh keseluruhan pohon. Karena pada dasarnya gambar yang utuh adalah yang tampak baik. Kemudian hal lain yang dinilai adalah atribut yang mendukung, misalnya batang, cabang, akar, daun, mahkota, buah dan lain-lain.

Dalam tes bauman (mengambar pohon) biasanya Anda akan mendapatkan instruksi : “Gambarlah pohon”, kecuali : pohon cemara, kelapa, randu, kelompok palma, bambu:. Mengapa justru gambar pohon? Apabila kita melihat tanaman yang mempunyai sistem terbuka yaitu dengan pertumbuhan yang menuju keluar, segala sesuatu terjadi di permukaan, dibentuk dibawah kulit dan ujung-ujung tunasnya. Hanya pohon yang memperlihatkan hal ini.

Dalam memberikan penilaian hasil gambar pohon ini, yang diperhatikan oleh tim penilai psikotes adalah akar, pangkal batang, batang pohon, permukaan batang, dahan, mahkota, buah, dan penampilan coretan. Dan sebaiknya dalam menggambar pohon, perlihatkan dengan jelas bagian-bagiannya seperti ada batang, daunnya yang lebat, mempunyai buah yang banyak, ranting dan lain-lain. Keadaan pohon yang digambar juga harus menjadi perhatian, misalnya rimbun atau gersang. Namun lebih baik gambarlah pohon yang terlihat rimbun. Sahabat karir bisa menggambar pohon seperti pohon mangga, durian, rambutan atau yang lainnya.

Jika sahabat karir ingin mencari informasi mengenai tips wawancara kerja dan tips kerja lainnya bisa lihat disini. Semoga artikel tentang Tips Tes Draw A Man (Menggambar Orang) Dan
Tes Bauman (Menggambar Pohon) bermanfaat.
Salam.

1 I like it
0 I don't like it

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.