JENIS-JENIS PERTANYAAN DALAM WAWANCARA KERJA YANG WAJIB KAMU TAHU

WAWANCARA KERJA

Apa saja sih yang sahabat karir persiapkan sebelum menghadapi wawancara kerja? Persiapan mental? Wajib! Latihan tanya jawab? So pasti! Belajar berjalan tegap atau belajar salaman dengan pewawancara biar nggak grogi? Mugkin juga dilakukan para sahabat karir. Tapii… yang satu ini bisa jadi luput dari persiapan kamu. Apa itu?

Baiklah sahabat karir. Selain semua persiapan yang udah penulis sebutkan tadi, ada baiknya nih kalau kamu mengenali jenis-jenis pertanyaan dalam wawancara biar kamu bisa lebih percaya diri saat ada panggilan wawancara. Jadi kamu nggak bisa asal latihan tanya jawab gitu aja. Tapi kamu wajib tahu jenis-jenis pertanyaannya, baru latihan kamu itu akan jadi bermakna.
WAWANCARA KERJA
Nah, apa aja sih jenis-jenis pertanyaannya? Baiklah, pada umumnya nih, ada 4 jenis pertanyaan yang biasa ditanyakan oleh pewawancara demi memahami dan mendalami karaktermu. Apa saja sih bentuknya? Ada jenis pertanyaan terbuka, pertanyaan tertutup, pertannyaan yang bersifat menyelidiki, dan pertanyaan yang berpusat pada pokok permasalahan yang sedang dibahas. Nah jenis-jenis pertanyaan tersebut punya tujuannya masing-masing. ? Mari kita lihat disini.

JENIS-JENIS PERTANYAAN DALAM WAWANCARA YANG WAJIB KAMU TAHU

Ini dia 4 jenis pertanyaan dan perannya masing-masing dalam sebuah wawancara:

Pertanyaan jenis tertutup

Pertanyaan jenis ini hanya menghendaki jawaban “ya atau tidak”. Atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah WH Question. Nah, pertanyaan jenis ini hanya untuk mendapatkan informasi atau kejelasan dari pelamar. Kamu hanya perlu menjawab “ya atau tidak”. Jangan menambahi dengan berbagai penjelasan yang bertele-tele karena yang diinginkan pelamar ya cuma jawaban “ya atau tidak”. Itu udah cukup. Namun pertanyaan jenis ini belum cukup mengungkap banyak tentang diri pelamar.

Pertanyaan jenis terbuka

JENIS PERTANYAAN DALAM WAWANCARA KERJA
Nah, pertanyaan jenis inilah yang digunakan untuk menggali informasi yang lebih detail dan mendalam tentang diri pelamar. Untuk itu, pewawancara menginginkan jawaban yang lengkap dan mendalam. Pertanyaan jenis ini biasanya menanyakan seputar
– Siapa diri pelamar sesungguhnya
– Apa penyebab pelamar melamar memilih posisi tertentu diperusahaan yang dilamar
– Kontribusi apa saja yang akan diberikan oleh pelamar kepada perusahaan jika nantinya ia diterima bekerja diperusahaan tersebut
Pertanyaan inilah yang mostly menentukan diterima atau nggaknya pelamar diperusahaan yang dilamar karena disinilah pewawancara berkesempatan mmenggali dan memahami kepribadian dan wawasan diri pelamar serta minat pelamar pada pekerjaan yang dilamar.

Pertanyaan yang bersifat menyelidiki

Jenis pertanyaan ini untuk mengetahui lebih jauh dan mendalam tentang apa yang sudah diucapkan atau dijawab pelamar. Ini dilakukan karena pewawancara ingin mendalami apa yang telah dikatakan pelamar. Disinilah kamu harus konsisten dengan pendirianmu dan jangan mudah goyah dengan jebakan dari pewawancara. Karena ini dapat menunjukkan kualitas dirimu.

Pertanyaan yang berpusat pada pokok masalah yang sedang dibahas

Nah, pertanyaan jenis ini untuk menilai reaksi pelamar terhadap suatu situasi jika seandainya pelamar diterima bekerja diperusahaan yang dilamar. Pada pertanyaan ini, pelamar berkesempatan menunjukkan kualitas dan kemampuan dirinya. Disini pewawancara dapat mengetahui apakah pelamar merupakan orang yang tepat untuk menempati posisi tersebut.

Nah, itu tadi jenis-jenis pertanyaan yang umum digunakan dalam wawancara kerja. Masing-masing punya fungsinya dan masing-masing ada trik untuk menjawabnya. Yang terpenting, saat menghadapi sebuah wawancara kerja, bersikaplah tenang, jawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan tegas, jelas, dan berkualitas. Jika sudah begitu, mungkin kamu lah yang dicari! Selalu berusaha dan berdoa demi mengejar karir yang lebih baik!

0 I like it
0 I don't like it

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.