GIMANA SIH CARA MENYUSUN STRUKTUR PRESENTASI BIAR NGGAK GROGI

menyusun presentasi

Presentasi merupakan kegiatan yang mungkin akan menjadi suatu kegiatan yang bakal sering kamu lakukan ketika kamu menempati sebuah posisi diperusahaan, misalnya saja,manajer pemasaran, manajer penjualan, dan masih banyak lagi. Atau ketika kamu sedang melakukan promosi produk kepada calon pembeli.
Nah, pasti disini ada sahabat karir yang masih belum paham gimana sih cara menyusun struktur persentasi yang menarik? Nah, sebelumnya, menyusun sebuah struktur presentasi yang menarik memang sangatlah penting. Mengapa?
menyusun presentasi
Bagi orang yang sudah terbiasa berbicara didepan umum mungkin tidak akan menemukan kesulitan yang berarti ketika harus melakukan presentasi. Tapi bagaimana dengan orang yang tidak terbiasa? Mungkin akan gugup, grogi, dan buyar semua apa yang akan disampaikan. Nah, disinilah menyusun struktur presentasi sangatlah penting karena akan sangat berguna untuk membantu kita menyampaikan ide-ide secara jelas dan runtut.

Nah, ketika kamu diminta untuk presentasi untuk pertama kalinya dan kamu merasa grogi dan minder lalu kamu memikirkan apa yang harus dilakukan dan itu membuatmu nggak bisa tidur nyenyak tiap malam. Tenang! Melakukan presentasi bukanlah sebuah beban. Malah kamu bisa show off kemampuanmu didepan umum. Nah, gimana sih cara menyusun struktur presentasi biar nggak grogi. Cobalah untuk menyusun hal-hal dibawah ini Baiklah penulis akan kasih tau ke sahabat karir semuanya

GIMANA SIH CARA MENYUSUN STRUKTUR PRESENTASI BIAR NGGAK GROGI

Nah, secara umum, struktur presentasi terbagi menjadi tiga bagian, opening, delivering message, closing.

Opening (pembukaan)

struktur presentasi
Openinng merupakan sesuatu yang penting untuk dilakakukan. Mengapa? Hal ini perlu dilakukan untuk menarik perhatian audien agar fokus pada kita.

Pertama, sapa audiens terlebih dahulu
– Assalamualaikum Wr. Wb./ thanks for coming
– Good morning ladies and gentlemen
– Selamat pagi / saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak ibu

Kedua, perkenalkan diri kepada audiens
– Sebelum memulai presentasi, izinkan saya memperkenalkan diri terlebih nama saya isman, saya dari divisi pemasaran
– First of all, let me introduce myself. My name is Isman i am from……..

Ketiga, sampaikan maksud dan tujuanmu
– It is my privilage today to be here to present my research paper on peat land.
– Menjadi sebuah kehormatan bagi saya pada hari ini untuk bisa mempresentasikan hasil penelitian saya mengenai lahan gambut.
– I am talking to you today as the manager of the team, which develop this new product.
– Saya berbicara dihadapan Anda hari in sebagai manajer tim yang mengembangkan produk baru ini.

Delivering message (inti)

menyusun presentasi yang menarik
Nah, disinilah tahap dimana sahabat karir harus menyajikan inti dari presentasi secara detail dan jelas namun tetap efisien. Kamu harus bisa memilah antara informasi yang penting untuk disampaikan dan informasi yang tidak perlu untuk disampaikan. Jangan berbicara panjang lebar karena fokus audiens terhadap anda lama-lama akan berkurang. Selain itu mungkin keterbasan waktu yang dimiliki audiens. Jadi, gunakan waktumu secara efisien.

– I would like to talk about how to be able to enter the market of our product. We can use some ways. First, we can use social media as a media of promotion. It helps us so much in promoting our product. Second, we are able to promote by making demo. It will be good to interest our costumer because they can see directly about the product. Last, we may promoting it in such kinds of fair. Why? Of course, lots of people likes to go there.

– Saya ingin mempresentasikan tentang bagaimana cara memasukii target pasar dari produk kita. Kita mempunyai banyak cara. Pertama, kita bisa menggunakan sosial media sebagai media promosi. Sosial media sangat membantu kita dalam mempromosikan produk kita. Kedua, kita bisa mempromosikan dengan membuat demo. Hal ini bisa menarik pembeli kita karena mereka bisa melihat secara langsung produk kita. Trakhir, kita bisa mempromosikannya melalui pameran. Kenapa? Tentu saja karena banyak orang suka pergi ke pameran.

Closing (penutup)

presentasi yang menarik
Penutup yang baik haruslah berkesan. Ini berarti kamu harus bisa meninggalkan sesuatu yang benar-benar akan berkesan bagi audiens.

1. Tetapi, sebelumnya, kamu harus memberi kesempatan bagi audiens untuk bertanya jika mengkin ada sesuatu yang belum dipahami oleh audiens.
– Any question? / apakah ada pertanyaan?
– Anybosy would like to ask? / apakah ada yang ingin bertanya?

2. Buatlah kesimpulan dari presentasimu untuk mengingatkan kempali audiens apa yang telah dipresentasikan.
– In conclusion……… / in summary……………… / kesimpulannya………..

3. Setelah semuanya selesai dilakukan, tutuplah presentasi yang telah kamu mulai dan jangan lupa mengucapkan terimakasih kepada audiens.

– Thankyou very much for your great attention ladies anf gentkement. See you! / many thanks for your attention.
– Terimakasih banyak atas perhatiannya. Sampai jumpa lagi!

Nah, itu tadi gimana sih cara menyusun struktur presentasi biar nggak grogi. Semoga bisa membantu memberikan pandangan bagi sahabat karir yang sedang mempersiapkan presentasi pertamanya. temukan informasi mengenai tips kerja dan lowongan kerja terbaru disini. Semoga sukses!

0 I like it
0 I don't like it

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.